{"id":1078,"date":"2025-07-24T02:26:18","date_gmt":"2025-07-24T02:26:18","guid":{"rendered":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/?p=1078"},"modified":"2025-07-24T02:26:18","modified_gmt":"2025-07-24T02:26:18","slug":"mengenal-isometric-design","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/mengenal-isometric-design\/","title":{"rendered":"Mengenal Isometric Design"},"content":{"rendered":"\n<p>Dalam dunia desain grafis, ada banyak gaya visual yang bisa dipilih sesuai kebutuhan dan tujuan komunikasi. Salah satu gaya yang semakin populer dan digemari banyak desainer adalah isometric design. <\/p>\n\n\n\n<p>Tapi, apa sebenarnya isometric design itu? Mengapa banyak digunakan dalam berbagai proyek digital seperti ilustrasi website, infografis, dan UI\/UX? Yuk, kita bahas lebih dalam tentang mengenal isometric design dalam artikel ini!<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/sertifikasi-desain-grafis-bnsp\/\">Sertifikasi Desain Grafis<\/a> tidak hanya memperkuat portofolio, tetapi juga menjadi bukti bahwa kemampuan desain yang dimiliki sudah sesuai dengan standar industri.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_76 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/mengenal-isometric-design\/#Apa_Itu_Isometric_Design\" >Apa Itu Isometric Design?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/mengenal-isometric-design\/#Kelebihan_Menggunakan_Isometric_Design\" >Kelebihan Menggunakan Isometric Design<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/mengenal-isometric-design\/#Aplikasi_Isometric_Design_dalam_Dunia_Digital\" >Aplikasi Isometric Design dalam Dunia Digital<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/mengenal-isometric-design\/#1_Isometric_Design_untuk_Website\" >1. Isometric Design untuk Website<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/mengenal-isometric-design\/#2_Infografis_dengan_Gaya_Isometrik\" >2. Infografis dengan Gaya Isometrik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/mengenal-isometric-design\/#3_Penggunaan_dalam_UIUX_Design\" >3. Penggunaan dalam UI\/UX Design<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/mengenal-isometric-design\/#Teknik_Dasar_Membuat_Isometric_Design\" >Teknik Dasar Membuat Isometric Design<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/mengenal-isometric-design\/#1_Menggunakan_Grid_Isometrik\" >1. Menggunakan Grid Isometrik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/mengenal-isometric-design\/#2_Warna_dan_Bayangan_dalam_Isometric_Design\" >2. Warna dan Bayangan dalam Isometric Design<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/mengenal-isometric-design\/#3_Animasi_Isometrik\" >3. Animasi Isometrik<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/mengenal-isometric-design\/#Tantangan_dan_Tips_Saat_Menggunakan_Isometric_Design\" >Tantangan dan Tips Saat Menggunakan Isometric Design<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/mengenal-isometric-design\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Isometric_Design\"><\/span><strong>Apa Itu Isometric Design?<\/strong><strong><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Isometric design adalah teknik menggambar tiga dimensi (3D) ke dalam bidang dua dimensi (2D) tanpa menggunakan perspektif yang kompleks. <\/p>\n\n\n\n<p>Dalam isometric design, semua garis sejajar tidak mengalami perubahan panjang akibat perspektif, sehingga objek terlihat proporsional dari segala arah.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan mengenal isometric design, kita akan lebih memahami bagaimana gaya ini bisa menciptakan ilusi ruang dan kedalaman tanpa rumit. <\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya, sudut yang digunakan adalah 30 derajat terhadap garis horizontal, dan ini menciptakan kesan seimbang dan terstruktur.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kelebihan_Menggunakan_Isometric_Design\"><\/span><strong>Kelebihan Menggunakan Isometric Design<\/strong><strong><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Sebelum masuk ke contoh dan penerapan isometric design, penting untuk memahami beberapa kelebihannya. <\/p>\n\n\n\n<p>Isometric design memberikan tampilan profesional, teknikal, dan estetis secara bersamaan. Gaya ini mudah dimengerti dan enak dilihat, sehingga cocok untuk berbagai jenis komunikasi visual.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, dengan mengenal isometric design, kamu bisa memanfaatkan kelebihannya dalam menyampaikan pesan yang kompleks dalam bentuk yang simpel namun menarik. <\/p>\n\n\n\n<p>Ini jadi alasan utama mengapa banyak brand dan perusahaan besar mengadopsi gaya ini di website dan media promosi mereka.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Aplikasi_Isometric_Design_dalam_Dunia_Digital\"><\/span><strong>Aplikasi Isometric Design dalam Dunia Digital<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Isometric design banyak digunakan di dunia digital karena fleksibilitas dan kemampuannya menghadirkan detail tanpa membingungkan mata. <\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa contoh penerapannya termasuk ilustrasi landing page, elemen UI\/UX, diagram teknis, hingga presentasi data dalam bentuk infografis.<\/p>\n\n\n\n<p>Desain ini juga populer dalam pengembangan game dan peta, terutama untuk tampilan bird-eye view yang memudahkan navigasi visual. <\/p>\n\n\n\n<p>Tak heran jika banyak platform teknologi dan startup memilih gaya ini untuk menunjukkan alur kerja, struktur produk, atau layanan mereka.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Isometric_Design_untuk_Website\"><\/span><strong>1. Isometric Design untuk Website<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Banyak website modern mengandalkan isometric design untuk menyampaikan informasi visual yang kompleks secara ringkas. Ilustrasi isometrik sering muncul di homepage, section &#8220;about us&#8221;, atau bagian fitur layanan karena tampilannya yang menarik dan informatif.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Infografis_dengan_Gaya_Isometrik\"><\/span><strong>2. Infografis dengan Gaya Isometrik<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Infografis adalah media yang ideal untuk mengenal isometric design. Karena mampu menyajikan data dalam format yang menarik dan mudah dipahami, isometric design sering digunakan untuk memvisualisasikan proses, statistik, atau skema kerja.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Penggunaan_dalam_UIUX_Design\"><\/span><strong>3. Penggunaan dalam UI\/UX Design<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam UI\/UX design, isometric design dapat memperkuat user experience melalui visual yang intuitif. Misalnya, pada onboarding screens, tutorial interaktif, atau fitur visualisasi sistem, isometric design menambah kesan profesional dan modern.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Teknik_Dasar_Membuat_Isometric_Design\"><\/span><strong>Teknik Dasar Membuat Isometric Design<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah mengenal isometric design dari sisi teori dan penerapan, saatnya memahami teknik dasarnya. Membuat isometric design memerlukan pemahaman tentang grid isometrik dan penggunaan sudut tetap, biasanya 30 derajat. <\/p>\n\n\n\n<p>Tools desain seperti Adobe Illustrator, Figma, dan Affinity Designer memiliki fitur grid isometrik yang sangat membantu.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, objek-objek dalam isometric design tidak boleh mengalami distorsi perspektif. Artinya, semua sisi memiliki panjang yang sama dan paralel, menciptakan tampilan yang konsisten dan simetris.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Menggunakan_Grid_Isometrik\"><\/span><strong>1. Menggunakan Grid Isometrik<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Grid isometrik adalah panduan penting dalam membuat ilustrasi bergaya isometrik. Dengan grid ini, kamu bisa memastikan setiap elemen visual sejajar dan proporsional, menciptakan harmoni dalam keseluruhan desain.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Warna_dan_Bayangan_dalam_Isometric_Design\"><\/span><strong>2. Warna dan Bayangan dalam Isometric Design<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pemilihan warna dan bayangan sangat berpengaruh dalam menciptakan efek kedalaman dan highlight dalam desain isometrik. Gunakan warna yang kontras antara sisi kiri, kanan, dan atas objek untuk menampilkan volume dan tekstur yang lebih nyata.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Animasi_Isometrik\"><\/span><strong>3. Animasi Isometrik<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Isometric design tidak hanya digunakan dalam bentuk statis. Banyak desainer mulai mengenal isometric design dalam versi animasi, terutama untuk video explainer atau interaksi mikro dalam aplikasi. Ini membantu memperjelas narasi dan menarik perhatian audiens.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tantangan_dan_Tips_Saat_Menggunakan_Isometric_Design\"><\/span><strong>Tantangan dan Tips Saat Menggunakan Isometric Design<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Meskipun terlihat simpel, mengenal isometric design secara mendalam butuh latihan dan pemahaman teknik. Salah satu tantangan umum adalah menjaga konsistensi sudut dan proporsi objek. Desain bisa tampak aneh jika tidak mengikuti aturan isometrik dengan ketat.<\/p>\n\n\n\n<p>Tips penting lainnya adalah: jangan terlalu banyak detail yang membingungkan, gunakan palet warna yang serasi, dan manfaatkan grid dengan cermat. Mulailah dengan objek sederhana, lalu lanjut ke komposisi yang lebih kompleks seiring bertambahnya jam terbang.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span><strong>Kesimpulan<\/strong><strong><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Mengenal isometric design membuka banyak peluang bagi desainer grafis untuk menciptakan karya visual yang profesional, menarik, dan komunikatif. Gaya ini cocok untuk berbagai platform digital dan bisa digunakan dalam berbagai konteks mulai dari website, aplikasi, hingga materi promosi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan memahami konsep, teknik, dan penerapannya, kamu bisa lebih percaya diri mengadopsi isometric design dalam portofolio atau proyek nyata. Jadi, jangan ragu untuk mulai bereksperimen dan mengenal isometric design lebih dalam lagi!<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam dunia desain grafis, ada banyak gaya visual yang bisa dipilih sesuai kebutuhan dan tujuan komunikasi. Salah satu gaya yang semakin populer dan digemari banyak desainer adalah isometric design. Tapi, apa sebenarnya isometric design itu? Mengapa banyak digunakan dalam berbagai proyek digital seperti ilustrasi website, infografis, dan UI\/UX? Yuk, kita bahas lebih dalam tentang mengenal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1079,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","footnotes":""},"categories":[40],"tags":[241],"class_list":["post-1078","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-desain-grafis","tag-design"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Isometric Design - Sertifikasi Informasi Teknologi Pilihan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mengenal isometric design membuka banyak peluang bagi desainer grafis untuk menciptakan karya visual yang profesional, menarik, dan komunikatif.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/mengenal-isometric-design\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Isometric Design - Sertifikasi Informasi Teknologi Pilihan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mengenal isometric design membuka banyak peluang bagi desainer grafis untuk menciptakan karya visual yang profesional, menarik, dan komunikatif.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/mengenal-isometric-design\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sertifikasi Informasi Teknologi Pilihan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-24T02:26:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/LSPDIGI-56.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/mengenal-isometric-design\/\",\"url\":\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/mengenal-isometric-design\/\",\"name\":\"Mengenal Isometric Design - Sertifikasi Informasi Teknologi Pilihan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/mengenal-isometric-design\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/mengenal-isometric-design\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/LSPDIGI-56.png\",\"datePublished\":\"2025-07-24T02:26:18+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/#\/schema\/person\/c607fd673d76234c85d88a2f08363911\"},\"description\":\"Mengenal isometric design membuka banyak peluang bagi desainer grafis untuk menciptakan karya visual yang profesional, menarik, dan komunikatif.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/mengenal-isometric-design\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/mengenal-isometric-design\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/mengenal-isometric-design\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/LSPDIGI-56.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/LSPDIGI-56.png\",\"width\":600,\"height\":400,\"caption\":\"Mengenal Isometric Design\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/mengenal-isometric-design\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Isometric Design\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/\",\"name\":\"Sertifikasi Informasi Teknologi Pilihan\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/#\/schema\/person\/c607fd673d76234c85d88a2f08363911\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52efc5d4a4e4491740ecd3081978c18cffc55ba5877da30e595a7bc67cc111bf?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52efc5d4a4e4491740ecd3081978c18cffc55ba5877da30e595a7bc67cc111bf?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/lspdigi.com\"],\"url\":\"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Isometric Design - Sertifikasi Informasi Teknologi Pilihan","description":"Mengenal isometric design membuka banyak peluang bagi desainer grafis untuk menciptakan karya visual yang profesional, menarik, dan komunikatif.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/mengenal-isometric-design\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Isometric Design - Sertifikasi Informasi Teknologi Pilihan","og_description":"Mengenal isometric design membuka banyak peluang bagi desainer grafis untuk menciptakan karya visual yang profesional, menarik, dan komunikatif.","og_url":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/mengenal-isometric-design\/","og_site_name":"Sertifikasi Informasi Teknologi Pilihan","article_published_time":"2025-07-24T02:26:18+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/LSPDIGI-56.png","type":"image\/png"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/mengenal-isometric-design\/","url":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/mengenal-isometric-design\/","name":"Mengenal Isometric Design - Sertifikasi Informasi Teknologi Pilihan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/mengenal-isometric-design\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/mengenal-isometric-design\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/LSPDIGI-56.png","datePublished":"2025-07-24T02:26:18+00:00","author":{"@id":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/#\/schema\/person\/c607fd673d76234c85d88a2f08363911"},"description":"Mengenal isometric design membuka banyak peluang bagi desainer grafis untuk menciptakan karya visual yang profesional, menarik, dan komunikatif.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/mengenal-isometric-design\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/lspdigi.com\/blog\/mengenal-isometric-design\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/mengenal-isometric-design\/#primaryimage","url":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/LSPDIGI-56.png","contentUrl":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/LSPDIGI-56.png","width":600,"height":400,"caption":"Mengenal Isometric Design"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/mengenal-isometric-design\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Isometric Design"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/","name":"Sertifikasi Informasi Teknologi Pilihan","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/#\/schema\/person\/c607fd673d76234c85d88a2f08363911","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52efc5d4a4e4491740ecd3081978c18cffc55ba5877da30e595a7bc67cc111bf?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52efc5d4a4e4491740ecd3081978c18cffc55ba5877da30e595a7bc67cc111bf?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/lspdigi.com"],"url":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1078","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1078"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1078\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1080,"href":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1078\/revisions\/1080"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1079"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1078"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1078"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lspdigi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1078"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}